Sabtu, 16 September 2017

Festival Budaya Kotagede 2017


FESTIVAL BUDAYA KOTAGEDE 2017

- Pembukaan dan Kirab Budaya:
Sabtu, 16 September 2017

- Pameran dan Bazar
Sabtu-Minggu, 16-17 September 2017

- Sarasehan Budaya
Senin, 18 September 2017

- Panggung Seni 5 Kawasan
Sabtu, 23 September 2017

- Penutupan FBK 2017
Minggu, 24 September 2017

Rabu, 14 Mei 2014

Kirab Seni Budaya di Kawasan Masjid Besar Mataram Kotagede 2014




Saksikan Kirab Seni Budaya di Kawasan Masjid Besar Kotagede, Yogyakarta.

Kamis, 15 Mei 2014 jam 20.00-selesai
- Sholawatan di Masjid Mataram

Jumat, 16 Mei 2014 jam 14.30 - selesai
- Jathilan di Dondongan

Sabtu, 17 Mei 2014
- 16.00-17.30 : Kirab Pasrah Gunungan
- 20.00 - selesai : Campur sari "Cakra Buana"

Minggu, 18 Mei 2014 - 08.00 - 11.00 : Kirab Gunungan - Jl.Mondorakan.
- 11.00 - selesai : Nguras Sendang - Sendang Selirang
- 21.30 - selesai : Wayang Kulit Ki Seno Nugroho

Senin, 19 Mei 2014 - 20.00
- selesai : Tasyakuran - Dondongan.

Jumat, 08 Februari 2013

Cokelat Monggo Kotagede (Belgian Chocolate)

Cokelat Monggo adalah produk cokelat yang dibuat oleh industri rumahan di Kotagede. Cokelat ini memiliki citarasa yang khas dan unik sehingga menarik para wisatawan khususnya penikmat makanan cokelat untuk datang ke Kotagede dan menikmati rasa cokelat itu langsung dari rumah produksinya.

Awalnya pada tahun 2003, merk dagang Cokelat Monggo hanya mengolah sekitar 200 kg biji kakao setengah jadi per bulan untuk dijadikan cokelat khas Monggo yaitu dark chocolate. Namun, pada tahun 2011 ini, industri rumahan ini telah mengolah sekitar 5 ton kakao setengah jadi per bulan. Edward Riando Picasauw, salah seorang pendiri perusahaan cokelat Manggo ini menyatakan adanya kenaikan konsumsi cokelat merknya disebabkan adanya pergeseran selera masyarakat yang tadinya menyukai cokelat dengan campuran susu, kini mulai tertarik dengan cita rasa cokelat internasional yang merupakan pure butter cacao dengan sensasi rasa pahit.

Rumah Produksi Cokelat Monggo di Kotagede Yogyakarta
Cokelat Monggo diolah dari biji kakao pilihan dari perkebunan di Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Setiap varian produk memiliki keunikan dari cita rasa asli bahan-bahan Indonesia yang merupakan kreasi dari ahli cokelat Belgia di rumah produksi Cokelat Monggo di Kotagede Jogjakarta.

Letak/Peta
Cokelat Monggo terletak di Kecamatan Kotagede di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat produksi Cokelat Monggo dapat ditempuh kurang lebih 20 menit (8 km) dari pusat kota Yogyakarta. Rumah produksi Cokelat Monggo bisa dibilang berada pada daerah paling pojok dari kawasan Kotagede ini, karena posisi Cokelat Monggo dapat dicapai setelah kita melewati Pasar Tradisional Kotagede, terus menuju ke selatan melewati daerah peninggalan Kerajaan Islam Mataram dan berhenti di sekitar penyimpanan "Watu Gilang" yang juga merupakan benda peninggalan Kerajaan Mataram. Jika Anda berkeinginan untuk datang ke Kotagede dengan transportasi tradisional, misal: becak atau andong, maka perjalanan dapat ditempuh kurang lebih selama 45 menit dari pusat kota di Malioboro.

Peta letak Cokelat Monggo dapat Anda lihat di bawah ini:



Produk Cokelat Monggo Kotagede

Durian
Cokelat Monggo ini adalah cokelat yang  dipadu dengan bahan dasar dari buah durian, hal ini menimbulkan rasa yang sangat khas bagi para penikmat cokelat terutama mereka yang hobby dengan buah durian. 
Bahan: cocoa mass, cocoa butter, sugar, durian fruit paste, soy lecithin, vanillin 40 grams

Milk Chocolate 
Cokelat jenis ini dibuat untuk mereka yang menyukai susu dan cokelat. Pada saat meleleh dalam mulut adalah sensasi rasa yang paling enak dalam cokelat ini
Bahan: Milk chocolate couverture (sugar, cocoa mass, cocoa butter, milk, soy lechithin, vegetable emulsifier, vanillin) 40 grams

Mango
Cokelat ini mengambil citarasa buah mangga yang memang sangat disukai oleh banyak orang. Rasanya yang manis dan sedikit kecut, juga teksturnya yang unik akan sangat terasa dilidah semua penikmatnya.
Bahan: Dark chocolate couverture 58% (cacao mass, sugar, cacao butter, emultion/ soy lechitin,Vanilin), mango paste (mango fruit, sugar) 40 grams

Beberapa produk yang sering dibeli para pelancong: http://jogjamania.com (Hunting Cokelat Monggo)







Kami bantu Anda berbelanja Cokelat Monggo lengkap disini:
JOGJAMANIA.COM - Belanja Asik Barang Jogja -
Klik  http://jogjamania.com

Toko perak HS SILVER 800-925 Kotagede Jogjakarta

HS SILVER berdiri pada tahun 1953 dengan tujuan melestarikan kebudayaan warisan nenek moyang, karena Kotagede terkenal sebagai pusat kerajinan perak Yogyakarta. HS SILVER didirikan oleh Bapak dan Ibu Harto Suhardjo, yang semula bergerak dalam bidang perhiasaan imitasi dengan nama "Terang Bulan". Kemudian pada akhir tahun 1953 Terang Bulan mengembangkan usaha ke bidang kerajinan perak. Sesuai dengan tradisi yang ada di Kotagede, untuk nama perusahaan atau toko kerajinan perak biasanya menggunakan nama pemilik sebagai nama perusahaan, oleh karena iyu nama Terang Bulan diganti dengan nama HS SILVER. HS SILVER adalah kependekan dari nama pemilik "Harto Suhardjo", dan SILVER adalah jenis usaha kerajinan yang dikerjakan dan dihasilkan. Semenjak didirikan HS Silver sudah menjadi anggota Koperasi Produksi dan Pebgusaha Perak Yogyakarta (KP3Y). Pada tahun 1965 HS SILVER membuka artshop di Jl. Mondorakan No. 1 Kotagede, Jogjakarta sampai sekarang. Untuk memperluas pemasarannya, di tahun 1975 HS Silver mendirikan cabang di Bali dengan tempat yang belum menetap. Kemudian di tahun 1980 HS Silver cabang Bali mendapat tempat usaha tetap di Jl. WR. Supratman No 42A. Tahun 1998 tempat usaha berpindah ke Jl. Batuyang No.  2 Batu Bulan Gianyar, Bali sampai sekarang. Pada tahun 1990 nama perusahaan diubah menjadi HS Silver 800-925, artinya HS Silver adalah abreviasi seperti keterangan diatas, 800-925 melambangkan kadar perak yang dapat dikerjakan. 800 adalah kadar kerajinan perak terendah dan 925 adalah kadar kerajinan perak yang dapat dibentuk dalam hitungan prosentase.

Alamat asli di Kotagede:
Jl. Mondorakan No.1 Kotagede, Yogyakarta.
Website: http://hssilver.com